LAPORAN
PRAKTEK
KERJA INDUSTRI
(PRAKERIN)
TENTANG
:
SISTEM
KEARSIPAN DI
DISUSUN
OLEH :
Yahdi
lirohman XII Adm 2
SMK
NEGERI 1 PEKANBARU
Tahun
Ajaran 2011/2012
Kata Pengantar
Dengan mengucap syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunianya sehingga kami dapat menyelesaikan laporan hasil pelaksanaan praktek kerja industri (prakerin).
Penyusunan laporan praktek kerja industri ini adalah salah satu syarat untuk mengikuti ujian akhir sekolah (UAS) dan ujian akhir nasional (UAN) tahun diklat 2011-2012, dan laporan ini juga sebagai bukti bahwa kami (penulis) telah melaksanakan dan menyelesaikan praktek kerja industri di PT.DIAMOND RAYA TIMBER.
Laporan ini dapat dibuat dan diselesaikan dengan adanya bantuan dari pihak pembimbing materi maupun teknis, oleh karena itu saya banyak mengucapkan terima kasih kepada :
1. Ibu Fuji Arti, selaku pembimbing dari SMKN 1 Pekanbaru
2. Ibu Desi Anggraini dan Bapak Amal Kaya Siagian, selaku pembimbing dari PT. DIAMOND RAYA TIMBER.
3. Dan kepada semua pihak yang telah membantu proses penyusunan laporan ini sehingga dapat selesai dengan baik.
Semoga laporan ini bermanfaat bagi semua pihak sebagai bahan pembelajaran yang efektif. Kami selaku penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam penulisan laporan ini, untuk itu kami senantiasa menerima kritik dan saran yg bersifat membangun sehingga terdapat penyempurnaan untuk dimasa yang akan datang.
Pekanbaru, 15 Oktober 2011
Penyusun
DAFTAR ISI
Kata pengantar
Daftar isi
I.
Tata persuratan
a. Jenis-jenis surat
b. Azas tata persuratan
c. Sistem
1. Sistem
2. Peralatan dan perlengkapan
II.
Kearsipan
a. Jenis-jenis arsip
b. Asas kearsipan
c. Sistem
1. Sistem
2. Peralatan dan perlengkapan
d. Prosedur
1. Penyimpanan
2. Peminjaman
3. Pemeliharaan
Kesimpulan
Penutup
I.
TATA PERSURATAN
Untuk
memproses dokumen-dokumen kantor dengan baik diperlukan pengetahuan atas jenis
surat yang dikelola, sistem pengurusan arsip, asas-asas yang digunakan,
prosedur surat menyurat, sistem arsip, perlengkapan dan alat yang digunakan
serta prosedur penyimpanan arsip.
Adapun
proses-proses pengelolaan dokumen di PT. DIAMOND RAYA TIMBER adalah sebagai
berikut:
A.
JENIS-JENIS
SURAT YANG DIKELOLA
Surat-
surat yang dikelola di PT. DIAMOND RAYA TIMBER biasanya surat-surat yang
bersifat :
1. Surat
dinas pribadi
Yaitu surat-surat yang
dikirimkan dari seseorang atau pribadi kepada suatu instansi atau perusahaan
Adapun jenis surat
dinas yang paling banyak diterima di perusahaan ini adalah :
a. Surat
lamaran pekerjaan.
b. Surat
izin cuti / sakit dan lain sebagainya.
2. Surat
dinas swasta
Yaitu surat yang dibuat
oleh perusahaan atau sebuah instansi yang dikirimkan untuk karyawannya atau
relasi (perusahaan lain) yang terkait.
Contoh: surat undangan
3. Surat
dinas pemerintah
Yaitu surat yang berisi
masalah-masalah administrasi pemerintah yang di buat oleh pemerintah
Contoh : Surat
keputusan mentri kehutanan.
4.
Surat niaga
Yaitu
surat mengenai masalah perdagangan yang dibuat oleh perusahaan untuk dikirim
kepada langanan-langganan nya.
Contoh
: surat pesanan barang
B.
Asas-Asas Tata Persuratan
Asas tata persuratan yang ada di PT.DIAMOND RAYA TIMBER
adalah sebagai berikut :
1.
Asas Keamanan
Surat harus tertutup, sehingga
kerahasiaan isinya tetap terjaga. Pejabat dan pengelola surat tidak dibenarkan
memberikan informasi tentang isi surat kepada yang tidak berkepentingan.
2.
Asas
Pertanggungjawaban (Akuntabilitas)
Surat harus dapat dipertanggungjawabkan, oleh penandatangan surat baik
darisegi isi, format maupun prosedurnya.
3.
Asas
Keterkaitan
Surat pada dasarnya memiliki
keterkaitan dengan tata kearsipan dan administrasi perkantoran pada umumnya.
4.
Asas Pelayanan
Prima
Surat harus dapat diselesaikan cepat, jelas, aman,
ekonomis, tidak berbelit-belit,dan tepat waktu guna mendukung kelancaran
penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi dalam rangka meningkatkan pelayanan
kepada masyarakat.
5.
Asas Efisiensi
Surat harus menggambarkan rasionalitas antara hasil
yang diperoleh atau out put dengan kegiatan yang dilakukan serta sumber-sumber
dan waktu yang dipergunakanatau input;
6.
Asas
Efektif
Surat harus menggambarkan pelaksanaan kegiatan yang
dilakukan secara berdayaguna dan berhasilguna.
C.
Sistem
pengelolaan surat
1.
System
Sistem pengelolaan
surat masuk dan surat keluar yang terjadi di PT.DIAMOND RAYA TIMBER masih
menggunakan system pola lama yang masih menggunakan buku agenda sebagai media
pencatatan suratnya. Buku agenda yang digunakan disini adalah buku agenda
kembar.
Jadi pengertian system
agenda adalah pengurusan surat masuk dan surat keluar dimana pencatatan atau
registrasi dicatatkan kedalam buku agenda.
2.
Alat
dan perlengkapan
Alat dan perlengkapan yang digunakan di dalam
instansi ini adalah :
1. Buku
agenda kembar : buku yang digunakan untuk mencatat surat masuk dan surat keluar
pada masing-masing buku yang berbeda.
2. Buku
ekspedisi : buku yang digunakan untuk mencatat surat keluar yang diantar
langsung oleh pesuruh kepada perusahaan lain, baik langsung maupun dengan
menggunakan perantara.
3. Stempel
agenda : cap yang dibubuhkan pada setiap surat masuk.
4. Lembar
disposisi : lembar yang digunakan pipmpinan untuk menuliskan
disposisi/tanggapan terhadap surat masuk atau surat yang diterima.
ii.
Kearsipan
A.
Jenis-jenis
arsip
Jenis
jenis arsip yang tedapat di PT.DRT adalah :
·
Arsip
dinamis, yakni
arsip yang masih dipergunakan secara langsung dalam perencanaan,
pelaksanaan, dan atau penyelenggaraan administrasi perkantoran.
·
Arsip
statis, yaitu
arsip yang tidak dipergunakan lagi secara langsung dalam perencanaan,
pelaksanaan, aan atau penyelenggaraan aamlnlstrasl perkantoran, atau sudah
tidak dipakai lagi dalam kegiatan perkantoran sehari-hari.
B.
Asas
–asas kearsipan
Menurut
hasil pengamatan selama kami melaksanakan praktek kerja industry di PT. DIAMOND
RAYA TIMBER, asas kearsipan yang digunakan disini adalah ASAS DESENTRALISASI TERKENDALI, yaitu di dalam semua unit kerja
yang ada, mulai dari tingkat manager hingga tingkat staf dapat melaksanakan
pengelolaannya sendiri, namun pengendaliannya secara terpusat.
C.
Sistem
pengurusan arsip
1.
System
Di
PT. DIAMOND RAYA TIMBER filling system yang digunakan adalah Filling system tanggal. Yaitu system
penyimpanan dan penemuan kembali arsip berdasarkan pada hari ke, bulan dan
tahun ( tanggal ) yang tertera pada arsip/ warkatnya. Penggunaan system ini
dikarenakan di PT. DIAMOND RAYA TIMBER banyak menyimpan warkat/ arsip surat
berupa laporan-laporan yang bersifat berkelanjutan, seperti Laporan Bulanan
TPTI, dll.
Tapi,
dalam penyimpanannya, surat-surat tersebut dikelompokkan ke dalam kelompok
masalahnya masing-masing yang terdapat di Odner, seperti halnya dengan Filling system subjek ( isi pokok surat
)
2.
Peralatan
dan perlengkapan
Peralatan
dan perlengkapan yang di gunakan dalam instansi ini adalah :
a. Lemari
arsip
Yaitu lemari yang
digunakan untuk tempat penyimpanan arsip.
b. Rak
arsip
Yaitu lemari tanpa
pintu tempat penyimpanan arsip. Arsip disusun secara lateral.
c. Map
arsip
Yaitu lipatan tebal
yang digunakan untuk menyimpan arsip
d. Guide
Kertas yang digunakan
sebagai pemisah dalam penyimpanan arsip. Guide yang dibutuhkan dalam 1 tahun
hanya 1, jadi untuk jangka waktu 5 tahun hanya membutuhkan guide sebanyak 5
lembar saja
e. Odner
Map besar untuk
menyimpan arsip yang didalamnya terdapat besi penjepit arsip.
Odner yang digunakan
adalah sesuai dengan banyaknya hal-hal pokok dalam surat.
f. Stepler
Yaitu alat yang
digunakan untuk menyatukan arsip.
g. Perforator
Yaitu alat yang
digunakan untuk melubangi kertas.
h. Alat sortir
Alat yang digunakan
untuk memisahkan surat/warkat yang ditrima.
Alat yang diuakandisini
adalah meja kerja.
i.
Tricker file
Yaitu alat semacam
kotak yang terbuat dari besi untuk menyimpan arsip yang berbentuk kartu
j.
Label
Alat yang digunakan
untuk memberikan judul pada map, odner maupun pada folder.
D.
Prosedur
surat menyurat
1.
Prosedur
surat masuk
Untuk prosedur surat
masuk di PT. DIAMOND RAYA TIMBER adalah sebagai berikut :
a. Resepsionist
menerima surat masuk kemudian memaraf tanda terima pada buku ekspedisi ekstern
pengirim. Kemudian menyerahkan surat kepada perusahaan yang dituju yang tertera
pada alamat surat tersebut.
b. Oleh
sekertaris perusahaan surat di sortir sesuai dengan sifat suratnya, untuk surat
yang bersifat rahasia tidak dibuka sedangkan untuk surat biasa dibuka dan di
bubuhi dengan stempel agenda.
c. Mencatat
surat tersebut kedalam buku agenda surat masuk serta mengisi kolom agenda nomor
pada stempel agenda.
d. Tugas
selanjutnya adalah melampiri surat tersebut dengan lembar disposisi dan megisi
lembar disposisi tersebut kecuali bagian instruksi/informasi dan diteruskan
kepada.
e. Menyerahkan
surat beserta lembar disposisinya kepada pimpinan perusahaan.
f. Tugas
pimpinan selanjutnya adalah membaca dan memahami isi dari surat tersebut untuk
kemudian memberikan disposisi atau tanggapan. Dan selanjutnya surat yang telah
diberi disposisi diserahkan kepada pelaksana yang bersangkutan yang telah
ditunjuk.
g. Oleh
pelaksana surat ditindak lanjuti sesuai dengan isi disposisi dari pimpinan.
h. Kemudian,
surat yang telah ditindak lanjuti, disimpan beserta lembar disposisinya oleh
sekretaris perusahaan.
2.
Prosedur
surat keluar
Untuk prosedur surat
keluar di PT. DIAMOND RAYA TIMBER adalah sebagai berikut :
a. Pelaksana
meminta konsep kepada pimpinan untuk selanjutnya menindak lanjuti surat
tersebut.
b. Setelah
surat tersebut selesai dan tidak ada kesalahan lagi, surat diteruskan kepada
pimpinan untuk mendapatkan persetujuan berupa tandatangan.
c. Kemudian surat dicatat kedalam buku agenda untuk
memperoleh nomor surat.
d. Selanjutnya
surat yang telah ditandatangani dan diberi nomor tersebut di fotocopy guna
arsip di perusahaan . sedangkan untuk surat yang aslinya, dimasukkan ke dalam
amplop dengan rapi untuk selanjutnya dikirim ke tempat tujuan.
PENUTUP
Demikianlah
hasil laporan kami, semoga dengan hasil penelitian ini bias memberikan gambaran
yang jelas dan gamblang tentang kondisi nyata tentang kegiatan surat menyurat
yang terjadi di instansi/perusahaan-perusahaan khususnya di PT.Diamond Raya
Timber.
Kami
selaku penulis menyadari masih banyak kesalahan dan kekurangan dalam laporan
ini, karena itu kami mengharapkan saran-saran yang sifatnya membangun dari pembaca
karena itu merupakan modal bagi kami untuk ,eraih kesuksesan.
Pada
akhirnya kami sampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya pada seluruh pihak
yang membantu penyelesaian laporan ini.
Akhirul
kalam,
Assalamu’alaikum
wr.wb.
Pekanbaru, 15 Oktober 2011
Penyusun
Kritik
dan Saran
1.
2.
3.
4.
5.
6.
No comments:
Post a Comment